Tampilkan postingan dengan label Matrikulasi IIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matrikulasi IIP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juli 2017

Nhw #9 BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN

_Matrikulasi IIP batch #4_
_Nice HomeWork #9_
*BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN*

***PETUNJUK PENGERJAAN***

Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.

Rumus yang kita pakai :
*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*

Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.

Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.

Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.

Mulailah dari yg sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.

Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.

Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini:
Selamat menjadi agen perubahan
Karena
_Everyone is a Changemaker_
( Setiap orang adalah agen perubahan)

Sampai jumpa di perkuliahan Ibu Profesional selanjutnya untuk bisa lebih memahami secara detil matrikulasi IIP ini.
Salam,
/Tim Fasilitator IIP/
***

Mengerjakan nhw 9 ini mengingatkan kembali Masa2 menjadi ibu baru. Dengan keterbatasan ilmu seputar asi,menyusui newborn membuat hampir tiap hari galau. 
Alhamdulillah, skrg telah melewati, menunaikan hak persusuan anak menyusui ekslusif + hingga 2tahun. Melalui Pengalaman dan kemauan untuk terus belajar saya ingin sekali berbagi agar lebih banyak lagi teman2,saudara, tetangga dan ibu2 yg semangat dan tidak mudah menyerah memberi makanan terbaik untuk anak2nya. Allah lah yg memerintahkan menyusui itu maka insya Allah akan ada jalan, jangan mudah menyerah tanpa ada udzur syari. Menyusui itu aktifitas alami, tetapi tetap butuh ilmu agar bisa memberi yang terbaik. Kebetulan kami sudah membuat wag bagi ibu2 komplek, yang digunakan sbg wadah sharing. saya berniat memanfaatkan itu sambil sharing langsung ketika Kumpu-kumpul ,melalui medsos, dan blog. Ke depannya saya ingin sekali jika bisa mengikuti pelatihan sebagai konselor laktasi agar lebih banyak. Ilmu yang didapat, lebih banyak yang bisa saya jangkau.

Sejak awal menikah kami punya cita-cita memiliki sebuah perpustakaan atau rumah baca yang bisa diakses masyarakat sekitar. Berawal dari keinginan untuk menjadikan buku menjadi pusat gravitasi di dalam rumah,mengingat banyaknya mudharat bila terlalu sering menonton atau bermain gadget dibandingkan membaca. 
Kami ingin anak-anak kami tumbuh dengan buku-buku bermutu sebagai teman belajarnya..
Kami pun belum sepenuhnya bisa lepas dari tv dan gadget. Tp alhamdulillah dengan ikut miip ini saya belajar untuk berusaha mematuhi jadwal yg telah saya buat beserta cutoff timenya.
Untuk mengalihkan anak dari tv biasanya selain mengajak membaca buku bersama, saya juga senang bikin-bikin mainan dengan melibatkan anak. Tidak jarang teman-teman Bilal datang bermain bersama. Sangat senang jika ada aktifitas seru,bermain kreatif bersama anak-anak dibandingkan mereka hanya duduk diam di depan tv atau gadgetnya.

Berangkat dari melihat permasalahan sendiri, saya berusaha mencari solusi untuk memecahkannya dan mulai melihat isu sosial.  
_Everyone is a Changemaker_
( Setiap orang adalah agen perubahan)
Saya memilih 2 isu sosial berikut untuk membuat sebuah perubahan



Share:
Continue Reading →

Minggu, 23 Juli 2017

Nhw 8 MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Nice HomeWork #8
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS
Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/
.
****
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Di ranah suka dan bisa, saya memilih  mendidik anak sebagai aktifitas yang kali ini akan saya gali untuk belajar menemukan misi spesifik hidup.
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
Saya ingin menjadi hamba yang bertakwa,istri shalihah, seorang ibu yang bisa membersamai tumbuh kembang anak-anak,mendidik mereka sesuai fitrahnya, menjadi tempat "curhat", menjadi teladan yang baik bagi mereka.
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
Saya harus terus belajar. Masiiih banyak yang perlu saya pelajari meski mulai dari awal. Saya bertekad belajar agama lebih banyak, belajar parenting termasuk mengikuti kelas-kelas di IIP ini dan menerapkan ilmu-ilmu tersebut dalam keseharian. Istiqamah,konsisten dengan waktu. Bismillah 
Untuk mendidik anak menemukan bakatnya, menggali minatnya,saya akan mulai membuat portofolio kegiatan lebih lengkap lagi.
Saat ini Bilal berumur 2tahun 3 bulan, dimana fitrah keimanannya yang perlu saya tumbuhkan. Alhamdulillah sudah melewati tahap menyusui hingga 2tahun,tinggal menyapih dengan cinta. Semoga  menyusui sebagai ibadah itu juga meningkatkan fitrah keimanannya. Kemudian akan terus kami asah melalui bacaan-bacaan,buku anak yang islami
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
materiil:  ingin punya perpustakaan &  rumah bermain anak
Immateriil: ingin punya anak-anak shalih dan shalihah yang tumbuh sesuai fitrahnya sehingga bisa bermanfaat bagi sesama. Ingin rumah kami senantiasa dipenuhi  aktifitas ibadah, didalamnya tdk ada kata kasar,saling menyayangi,menghargai, komunikasi yg baik.
4.Life time purpose: Hamba yang Bertakwa,istri yang shalihah, ibu yang baik dan dicintai anak-anaknya,menjadi sebaik-baiknya manusia bermanfaat.
5. Strategic plan (5-10 tahun)
Seperti yang pernah saya tuliskan di nhw 4, harapannya dalam waktu 5 tahun insya Allah sudah menuntaskan program ibu profesional dan sudah dapat dengan baik saya terapkan ilmunya bagi keluarga,kemudian mulai menyebar manfaat bagi ummat.
Saya sangat ingin menghafalkan Alqur'an, meski sedikit demi sedikit.
Dimulai dari memperbaiki bacaan dan hafalan juz amma.
Aktifitas lain yang saya ingin lakukan sambil belajar bersama anak adalah memiliki kebun sayuran yang bisa kami gunakan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Kedepannya,mendukung suami, kami ingin memiliki bisnis Keluarga sesuai passion suami, mungkin bisnis makanan. Bisnis keluarga tersebut juga saya harap bisa menjadi tempat anak-anak kami melatih skill nya.
insya Allah kami meniatkan memiliki rumah belajar yang di dalamnya berisi beragam bacaan. Tempat anak-anak bermain, membentuk konunitas ibu-ibu saling sharing tentang parenting dan kegiatan-kegiatan. Semoga Allah memudahkan, kami juga bercita-cita memiliki panti asuhan yang bisa bergerak tidak hanya menunggu dana pendonor. Di dalamnya anak-anak belajar skill  yang bisa membantu memenuhi kebutuhannya tanpa sama sekali mengganggu aktifitas belajarnya,bahkan bisa sambil beriringan. Aamiin..
6.Yg ingin saya capai dalam waktu 1tahun:
*Tuntas belajar kelas bunda Sayang IIP
* Belajar gentle birth dan persalinan maryam
* Menyapih bilal dengan cinta
* Bilal lulus toilet training
* Bisa berkendara motor
* Kehamilan dan persalinan yg sehat dan tanpa trauma
* Mendidik 2 anak
* Menyusui ekslusif
* Homeschooling bilal dgn *sabar*
* Sharing di blog
* Punya kebun sayur dan tanaman hebs
Share:
Continue Reading →

Sabtu, 15 Juli 2017

Nhw 7 TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

NiceHomeWork #7
TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7. Selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.
Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.
Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman tulis di NHW#1 – NHW #6
Semua ini ditujukan agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.
 Ketahuilah tipe kekuatan diri (strenght typology) teman-teman, dengan cara sbb :
1⃣masuk ke www.temubakat.com
2⃣isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : Ibu Profesional
jawab Questioner yang ada disana, setelah itu download hasilnya
3⃣Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.
4⃣ Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7
 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran
Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA


*****

Bismillaahirrahmanirrahiim

Hasil Strengh Typologi 



MUFTIRAENI , anda adalah orang yang selain memiliki sifat analitis juga banyak idea , selalu ingin memajukan orang lain dan senang melihat kemajuan orang , senang memotivasi dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang melalui sifat empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain , senang ngotak ngatik mengembalikan sesuatu ke fungsi semula , suka berhubungan dengan orang , baik utk mempengaruhi, bekerjasama atau melayani, dan bertanggung jawab , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain.

           Saya merasa ada kesesuaian dengan apa yang telah saya rasakan selama ini dengan hasil tersebut. Sejalan pula dengan misi yang pernah saya tuliskan di Nhw sebelum-sebelumnya untuk menjadi sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat, khususnya bagi orang sekitar. Potensi kekuatan saya sebagai seorang educator bisa saya terapkan dalam mendidik anak. Potensi lain sebagai motivator. Saya merasa senang jika bisa membantu/mendorong seseorang menjadi lebih baik,senang memberikan advice jika teman meminta dan berharap bisa berbagi melalui blog ini juga sehingga lebih banyak yang mau bersama-sama belajar menjadi ibu profesional.
Potensi kekuatan lainnya designer,restorer,seller,dan server adalah tipe yang saya sukai tapi tidak semua bisa saya lakukan. Disamping memiliki potensi kekuatan,saya juga memiliki kelemahan dalam hal menjadi Creator, ambasador, strategist, administrator,dan treasury yang kebanyakan memang merupakan aktivitas yang tidak begitu saya sukai.
Fokus pada kekuatan dan siasati keterbatasan
          Tagline menarik tersebut saya kutip dari temubakat.com, berniat saya terapkan dalam aktivitas saya agar lebih memudahkan. "Fokus pada kekuatan berarti pada kedepan,luangkan waktu untuk belajar dan berlatih pada aktivitas yang merupakan potensi kekuatan. Siasati keterbatasan berarti usahakan untuk mencari cara lain dalam mengatasi keterbatasan yang ada,bisa dengan cara menghindarinya, mendelegasikan, bersinergi dengan orang lain, ataupun menggunakan peralatan atau sistem"

Typology
Typologi dari tes tersebut membagi 30 peran menjadi aktifitas yang sangat sesuai, sesuai, sangat tidak sesuai, tidak sesuai dan biasa. Selanjutnya bisa saya gunakan sebagai acuan membaca peran yang bisa saya ambil untuk menjadi seorang yang produktif.

1. Sangat Sesuai
DES: Designer adalah orang yang punya banyak ide dan juga memiliki kemampuan analitis. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain arsitek,desainer grafis, web designer, perancang busana, dsb. 
Kesesuaian dengan diri: Saya senang berimajinasi, membuat desain dalam pikiran tapi kemampuan menggambarku kurang. sehingga aktifitas ini mungkin termasuk yang saya sukai tapi tidak bisa.

EDU: Educator adalah orang yang suka melihat orang lain maju dan memajukan orang lain dengan cara mengajar, melatih keterampilan, melatih sesuai dengan kemampuan anak didik atau memberikan nasihat. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain guru,dosen,pelatih,tenaga pendidik, dsb. 
Kesesuaian dengan diri: Saya senang melakukan aktifitas mendidik anak. Tapi kurang suka menjadi pendidik yang secara formal. Aktifitas ini termasuk yang saya sukai dan bisa sehingga, saya perlu belajar menambah jam terbang agar lebih baik lagi.

MOT: Motivator adalah orang yang suka memajukan orang lain dengan cara memberi semangat atau juga inspirasi. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain trainer,inspirator,tenaga pendidik, dsb 
Kesesuaian dengan diri: Saya senang jika bisa berbagi apalagi jika bisa menjadi inspirasi bagi orang. Tapi kurang senang tampil dan cenderung pemalu. Saat ini saya sedang belajar untuk berbagi melalui tulisan di blog, alhamdulillah jika ada hal bermanfaat yang bisa saya bagi.

RES :Restorer adalah orang yang berpikiran analistis,senang mendiagnosa dan senang mengembalikan sesuatu ke fungsi semula. 
Kesesuaian dengan diri: Kurang mengerti dengan aktifitas restorer ini. tapi jika yang dimaksud adalah berusaha membetulkan barang-barang yang rusak,atau membuat sesuatu yang lama/tidak terpakai menjadi berfungsi lagi (diy/bikin-bikin) saya suka, hehe..

SEL :Seller adalah orang yang senang mempengaruhi atau menyakinkan orang lain baik dengan cara memelihara hubungan, menonjolkan kehebatan produk/jasa yang dijual ataupun dengan cara membujuk orang untuk membeli produk tsb. 
Kesesuaian dengan diri: Saat ini saya sedang mencoba berjualan buku anak. Saya senang dengan aktifitas promosi, terutama karena yang saya promosikan itu biasanya sesuatu yang juga saya sukai dan telah merasakan manfaatnya. Tapi seringkali merasa tidak cocok untuk aktifitas berjualan, hehe..karena lebih sering niat saya ingin membantu orang, bukan mendapatkan keuntungan materi.

SER: Server Adalah orang yang senang melayani dan mendahulukan orang lain. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain perawat,dokter, technical support,customer service,bidang pekerjaan yang mengutamakan pelayanan,dsb. 
Kesesuaian dengan diri: Saya senang mendahulukan orang lain terutama untuk suami dan anak. Semoga aktifitas melayani ini menjadi ladang pahala untukku.

Sesuai:
ANA: Analyst Adalah orang yang berpikiran analitis dan senang dengan angka-angka maupun data. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain trader bursa saham,pialang,system analyst,programmer,peneliti,dsb. 
Kesesuaian dengan diri: Sejujurnya saya kurang menyukai data yang berupa angka-angka. Tapi, jika dikatakan suka menganalisis, saya lebih senang menganalisis peristiwa

CAR: Care Taker Adalah orang yang dapat merasakan perasaan orang lain. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain perawat,dokter, dsb. 
Kesesuaian  dengan diri: Saya merasa karakter ini sesuai. Saya gampang tersentuh,menangis hanya dengan membaca atau mendengar kisah menyentuh seseorang karena seolah bisa merasakan hal yang sama.

CMD: Commander adalah orang yang keras kepala, berani menghadapi konflik dan berani mengambil alih wewenang atau tanggung jawab. 
Kesesuaian dengan diri: Saya kurang menyukai konflik, tapi jika memang harus saya berani bertanggungjawab

JOUJournalist adalah orang yang mudah menyesuaikan dirinya, senang menjelaskan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa baik lisan maupun tertulis, berpikiran strategis dan mempunyai banyak ide. 
Kesesuaian dengan diri: Saya memang senang menjelaskan sesuatu dan bersemangat bercerita, tapi hanya kepada orang dekat, tidak dengan mudah menyesuaikan diri dalam lingkungan baru dan cenderung pemalu. Ketika SMP smemang kagum dan ingin menjadi seorang jurnalis.Sehingga aktifitas jurnalis ini mungkin termasuk yang saya sukai tapi tidak bisa saya lakukan.

SYNSynthesizer adalah orang yang senang mengatur berbagai sumber daya, mengabung-gabungkannya sehingga menjadi sesuatu yang baru, berpikiran startegis dan juga terencana. 
Kesesuaian dengan diri: Saya senang belajar dan membuat sesuatu dengan meniru dan memodifikasi. Benar, kelemahan saya dalam hal creator, saya bukan menciptakan langsung, tapi menggabungkan beberapa ide menjadi satu. Saya pun termasuk orang yang harus merencanakan sesuatu sebelum melakukan aktifitas, tidak senang dengan sesuatu yang tiba-tiba/mendadak.

Sangat Tidak Sesuai
ADM: Administrator adalah orang yang suka dengan keteraturan, terencana dan rapi.  
Kesesuaian dengan diri: Saya tidak menyukai aktifitas mengetik dan mengolah data

AMB: Ambasador adalah orang yang layak dipercaya,senang membina hubungan persahabatan dan senang berkomunikasi dengan orang lain. 
Kesesuaian dengan diri: tipe Ambasador sangat tidak sesuai dengan diri saya. Saya kurang percaya diri untuk tampil menjadi perwakilan sesuatu yang menuntut skill komunikasi.

CRE: Creator adalah orang yang punya banyak ide, berpikiran jauh ke depan dan strategis. 
Kesesuaian dengan diri: menurut saya tipe Creator sangat tidak sesuai karena saya belum mampu menciptakan sesuatu dan seringnya hanya menggabungkan beberapa ide menjadi sesuatu yang baru, termasuk dalam hal belajar menulis

STR: Strategist adalah orang yang dapat memilih jalan terbaik dalam mencapai tujuan, baik melalui kemampuan analitis ataupun menggunakan intuisi. 
Kesesuaian dengan diri: kelemahanku adalah masih sulit membuat pilihan,keputusan sendiri dengan mudah. Sering memerlukan beberapa pendapat orang lain untuk membuat pilihan. Jadi, mungkin tipeStrategist tidak sesuai dengan diri saya saat ini.

TRE:Treasury Adalah orang yang berpikiran analitis,teliti,teratur dan senang dengan angka-angka maupun data. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain akuntan,trader bursa saham,pialang,system analyst,programmer,peneliti,dsb. 
Kesesuaian​ dengan diri: saya tidak menyukai hal-hal yang berhubungan dengan angka-angka,lebih sering saya hindari. 😩


Tidak Sesuai
COM: Communicator adalah orang yang senang menjelaskan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa baik lisan maupun tulisan dan juga senang tampil didepan publik. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain presenter,guru,penceramah dsb 
Kesesuaian dengan diri: Saya lemah dalam komunikasi, meskipun senang menjelaskan sesuatu,menggebu-gebu, tapi masih sering susah menyampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, terlebih saya tidak menyukai tampil di depan publik.

DIS: Distributor adalah orang yang senang mengatur berbagai sumber daya, penuh tanggung jawab dan pekerja keras. 
Kesesuaian dengan diri: belum mengerti dengan tipe distributor ini. Saya bisa mengatur orang,sumber daya,namun saya rasa tidak begitu menyukai aktifitas ini.

MAR:Marketer adalah orang yang senang menunjukkan kelebihan, mengkomunikasikannya baik lisan maupun tulisan, berpikiran strategis serta mempunyai banyak ide. 
Kesesuaian dengan diri: kelemahan saya di komunikasi lisan, sehingga rasanya aktivitas marketer ini tidak sesuai dengan diri saya.

PRO:Producer adalah seorang pekerja keras yang senang dengan keteraturan dan cenderung tindak sabar bertindak 
Kesesuaian dengan diri: menurut hasil tes ini, tipe Producer tidak sesuai dengan diri saya. Saya belum tahu apakah aktivitas ini  saya sukai atau tidak,bisa atau tidak bisa saya lakukan

VIS: Visionary adalah orang yang dapat melihat jauh ke depan melampaui cakrawala melalui kemampuan analitis ataupun menggunakan intuisi/perasaan. 
Kesesuaian dengan​ diri: Rasanya saya belum mampu dalam hal ini. Mungkin karena belum terlatih.


Biasa:
ARR: Arranger adalah orang yang berani menghadapi konfrontasi/konflik dan senang mengatur sumber daya yang ada untuk mendapatkan hasil yang optimum   
Kesesuaian dengan diri: Saya senang mengatur, tapi mungkin karena belum mengetahui tentang aktivitas ini, sehingga hasi tes menunjukkan saya tidak menganggap aktifitas ini istimewa.

EVA:Evaluator adalah orang yang berpikiran analistis,teliti dan sesuai dengan aturan. 
Kesesuaian dengan diri: aktifitas ini bisa saya lakukan, termasuk mengevaluasi apa yang telah  saya tulis di nhw-nhw lalu, tapi belum tau apakah saya sukai atau tidak karena belum pernah diamanahi pekerjaan evaluator ini

INT:Interpreter adalah orang yang senang menjelaskan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa baik lisan maupun tertulis, juga mempunyai daya analisis yang tinggi.
Kesesuaian dengan diri: menurut tes, saya biasa saja dengan aktifitas ini, kemungkinan karena belum pernah melakukan aktifitas ini.


MED:Mediator adalah orang yang berani menghadapi konfrontasi dan tidak menyukai konflik, sehingga cenderung untuk menghadapi dan mengatasi konflik. Peran yang cocok untuk tipe ini antara lain negosiator, bagian pembelian, dsb. 
Kesesuaian dengan diri: Aktifitas ini saya anggap biasa saja,bisa saya lakukan karena saya tidak menyukai konflik tapi tidak begitu saya sukai dan jika ada yang lebih mampu dalam hal ini, saya memilih untuk menyerahkan pada orang tersebut.

OPE:Operator adalah seorang pekerja keras yang senang melayani orang lain dan suka dengan keteraturan. 
Kesesuaian dengan diri: aktifitas ini mungkin bisa saya lakukan. Tapi saya menganggap tidak ada yang istimewa dalam aktivitas ini, mungkin karena belum pernah melakukan.

QCA:Quality Controller adalah orang yang sangat memegang teguh aturan, penuh tanggung jawab, berselera tinggi serta teratur dan teliti. 
Kesesuaian dengan diri: aktifitas ini mungkin bisa saya lakukan. Tapi kurang bisa tegas. Hasil tes menunjukkan saya menganggap tidak ada yang istimewa dalam aktivitas ini, mungkin karena belum pernah mendapat amanah ini.

SAF: Safekeeper adalah orang yang teliti,waspada, sangat bertanggung jawab dan terencana.
Kesesuaian dengan diri: aktifitas ini mungkin bisa saya lakukan. Tapi saya menganggap tidak ada yang istimewa dalam aktivitas ini, mungkin karena belum pernah mendapat amanah ini.

SLC: Selector adalah orang yang mengerti keunikan masing-masing orang dan berani menghadapinya. 
Kesesuaian dengan diri: Saya belum mengetahui dengan baik Aktifitas ini. Saya bisa mengerti keunikan masing-masing orang tapi cenderung menghindari bila tidak sesuai dengan diriku, tidak menyukai konflik. Hasil tes menunjukkan saya menganggap tidak ada yang istimewa dalam aktivitas ini.

Setelah menemukan peran apa yang bisa saya ambil untuk menjadi seorang yang produktif. Saya membagi beberapa aktivitas dalam kuadran untuk memudahkan mengetahui kegiatan mana yang perlu diprioritaskan, difokuskan, didelegasikan atau dihindar


Kuadran 1 (suka dan bisa) adalah aktifitas yang menjadi prioritas dan ditambah jam terbangnya. Kuadran 2 (suka tapi tidak bisa) adalah aktifitas yang bisa saya fokuskan untuk mempelajari. Kuadran 3 (tidak suka tapi bisa) adalah aktifitas yang bisa saya delegasikan kepada orang lain,atau bersinergi untuk membantu pekerjaan tersebut
Kuadran 4 (tidak suka dan tidak bisa) adalah aktifitas yang sebaiknya saya hindari, sebisa mungkin jika perlu menggunakan sistem atau peralatan untuk menggantikan

Share:
Continue Reading →

Rabu, 05 Juli 2017

​NICE HOMEWORK #6☘☘ *BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL*

☘☘​NICE HOMEWORK #6☘☘
*BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.
Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu RUTINITAS
Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :
Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting
Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.
Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut).

Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.
Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan.
(Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7).

Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.
_SELAMAT MENGERJAKAN_
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/


****
Bismillahirrahmanirrahim

3 Aktivitas Paling Penting:

  1. Beribadah harian dan kepentingan pribad (Mengurus diri,menambah jam terbang, sholat wajib dan sunnah, membaca Al Qur’an dan terjemahnya, berdzikir/doa)
  2. Membersamai tumbuh kembang anak (Full memberikan hati menemani anak bermain, tidak haya fisik berada di dekatnya tapi fokus ke dia)
  3. Mengurus suami dan rumah tangga (Memenuhi kebutuhan suami, menjadikan rumah sebagai tempat istirahat yang nyaman)
3 Aktivitas Paling Tidak Penting:

  1. Main hp dan media sosial
  2. Tidur-tiduran
  3. Menonton
Wasted times
Sayang sekali masih sering waktu terbuang untuk kegiatan yang melenakan bahkan mengambil waktu yang seharusnya digunakan untuk istirahat mencharge energi. Bermain hp sambil tidur-tiduran, membaca chat keterusan, bermain media sosial FB dan instagram, browsing terlalu lama sering berujung hanya untuk hiburan.
Bismillah, harus bisa mengubah kebiasaan ini dengan mematuhi jadwal dan cut off time

Menengok kembali Nhw sebelumnya,saya telah membuat jadwal aktivitas harian . Selanjutnya akan saya perinci lagi cut-off timesnya. Di nhw 4 Mendidik dengan Kekuatan Fitrah saya telah membuat jadwal harian namun waktu pelaksanaan nya sering berubah.

Di umur Bilal yang sudah 2 tahun, sedang aktif-aktifnya, membuat waktu membersamainya sangat menguras energi.
Saat ini Bilal sedang dalam masa penyapihan, hanya saya bolehkan mimim di malam hari, imbasnya di siang harinya seperti tidak kehabisan energi. Karena tidak terbiasa tidur tanpa mimim, jadwal tidur menjadi tidak teratur. Sering tidak tidur siang atau tidur siang yang kesorean dan terbangun di malam hari.
Alhamdulillah yang  saya syukuri tidak ada tangis tantrum dalam penyapihan ini..hanya saja memang sangat menguras energi. Jika di hari-hari sebelumnya tidur siang bisa 2x , sekarang hampir tidak pernah tidur siang.  Semoga Allah memampukan saya membersamai anak secara full di tiap tahapan usianya.

Untuk mempermudah pelaksanaan jadwal nya saya ingin mengadopsi program 7 to 7 dari Ibu Septi Peni. Maka aktifitas dalam jadwal tersebut saya bagi menjadi aktifitas rutin dan dinamis. 
Aktifitas rutin
Pekerjaan rumah (masak dan beres-beres) dan ibadah rutin
Aktifitas dinamis:
Membersamai anak, kumpul bersama keluarga, dan menambah jam terbang
  • Subuh - 7 pagi: Aktifitas rutin akan saya mulai dari subuh hingga jam 7pagi. Cut off time jam 7pagi berusaha saya patuhi dan menghentikan pekerjaan rutin sementara untuk melakukan aktifitas dinamis.
  • 7pagi-7malam: Mulai jam 7pagj, aktifitas dinamis dimulai hingga jam 7malam. 
  • 7malam-selesai: Kemudian jam 7 malam melanjutkan aktifitas rutin yang belum selesai tadi pagi, memastikan rumah rapi sebelum beranjak istirahat.
Revisi jadwal harian
03.00-04.30    Sholat malam + membaca Al-Quran (2 'ain)
04.30-05.30    Sholatsubuh+sunnah
                       dzikir pagi
05.30-06.00    Menyapu/pel sambil                              
                       Mencuci baju (mesin cuci)
06.00-06.30    (Bilal bangun) freeplay
                       Menyiapkan sarapan
06.30-07.00    Sarapan bersama keluarga
07.00-07.30    Mandi lalu sholat Dhuha
07.30-09.30    Menemani Bilal bermain
09.30-11.30    (Bilal tidur)
09.30-09.45    (Bilal tidur) menjemur pakaian
09.45-11.00    Menambah jam terbang
09.30-11.00    (Bilal tidak tidur) menyiapkan cemilan/
                       Mengajak membaca buku
11.00-11.30    Menyiapkan makan siang
11.30-12.00    Sholat Dzuhur+Sunnah
                       Membaca Alquran (2 'ain)
12.00-14.00    (Bilal bangun)
                       Menemani Bilal bermain
14.00-16.00    (Bilal tidur) menambah Jam terbang
15.00-15.30    Sholat ashar+Sunnah
                       Membaca Alquran (2 'ain)
15.30-16.00    Istirahat/
                       Menambah jam terbang
16.00-16.30   (Bilal bangun) mandi
16.30-17.00    Menemani Bilal bermain
                       Bersepeda bersama (30menit)
17.00-17.30    Dzikir petang
                       Menyiapkan makan malam
17.30-18.00    Sholat Maghrib+Sunnah
                       Membaca Alquran (2 'ain)
18.00-19.00    Makan malam bersama keluarga
19.00-19.30    Sholat isya+Sunnah
                       Membaca Alquran (2 'ain)
19.30-22.00    Waktu bersama keluarga
20.00-22.00   (Bilal tidur) 
                       Waktu  khusus bersama suami
22.00-22.15    Memastikan 🏠 rapi sebelum beranjak istirahat
22.00-03.00    Tidur

Alhamdulillah sudah direvisi jadwal nya. Jika dilihat-lihat Aktifitas terutama aktifitas dinamis kami menyesuaikan waktu tidur dan bangun Bilal,maklum anak masih toddler 27 bulan, seringkali ada kejadian tidak terduga dsb. Tapi insya Allah saya berusaha akan menjalankan aktifitas tersebut dengan tidak menunda-nunda meski kadang harus fleksibel juga.

Dalam jadwal menambah jam terbang, kubolehkan diriku sesekali menghibur diri dengan bermain gadget dengan cutoff time yang harus saya patuhi. Saya berniat juga mengadopsi trik mba Messa dengan hanya membaca dan membalas chat seperlunya, utamanya grup Whatsapp yang sebagai sarana belajar dan sharing, browsing seperlunya, memposting kegiatan anak di Instagram sebagai dokumentasi sebentar kemudian balik lagi ke dunia nyata. Berusaha agar waktu tidak terbuang percuma dan larut dalam aktifitas melenakan.

Aktifitas beribadah di sela-sela aktifitas rutin dan dinamis,insya Allah saya usahakan selalu tepat waktu. Mengajak anak juga bersama-sama ibadah semoga bisa menjadi kebiasaan baik yang bisa dia tiru. Alhamdulillah selama ini Bilal selalu excited, ketika mendengar suara adzan juga akan buru-buru berwudhu (sudah bisa dan tau anggota badan yg kena air wudhu) dan ikut sholat bersamaku.

Waktu bersama suami juga perlu untuk membangun komunikasi dan kelekatan hubungan suami istri. Diskusi atau sekedar curhat tentang hari ini sambil santai mesra,hehe..
Istirahat malam,benar-benar waktu untuk memulihkan tenaga dan pikiran, berusaha untuk tidak membiasakan bedagang.

Jadwal ini akan saya jalankan dan bisa terus mengalami revisi untuk menemukan jadwal yang pas agar lebih produktif. Mulai saya jalankan selama seminggu sesuai saran ibu Septi. Jika jadwal nya baik akan diteruskan hingga 3 bulan untuk membentuk kebiasaan baik. Semoga dimudahkan dan dilancarkan. Aamiin
Share:
Continue Reading →

Jumat, 16 Juni 2017

_NICE HOMEWORK #5_ _MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL BATCH #4_


 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR* (Learning  How to Learn)

Membaca nhw 5 dimulai dengan pertanyaan  apa itu desain pembelajaran? Di awal sudah bingung, dan alhamdillah bingung itu bagus,karena menjadikan kita kepo untuk mencari tahu,bukan? 😉. Karena bukan berasal dari jurusan pendidikan ,di antara kebingungan  itu saya coba googling contoh desain pembelajaran dan ternyata banyak dan beragam ya modelnya? 😅

Desain pembelajaran yang saya pahami adalah sebuah desain rencana yang memudahkan kita mencapai tujuan pembelajaran sehingga lebih efektif dan efisien.

Pada tugas NHW 5 kali ini yang diminta adalah "Desain pembelajaran yang gue banget" jadi saya putuskan untuk membuatnya sendiri sesuai yang saya butuhkan ,tanpa plek menggunakan model-model pembelajaran dari beragam teori.

Memang kali ini tidak ada panduan mengerjakan NHW. Kita bebas membuat desain yang memandu kita belajar sesuai kebutuhan dan memudahkan kita memahami.
Untuk membuat desain pembelajaran saya merumuskannya dengan menggunakan (6W 1H)

1. What
(?) Ilmu/jurusan apa yang Ingin saya pelajari
Jurusan yang ingin saya tekuni  yaitu ilmu menjadi ibu  Profesional

2. Which one?
(?) Bidang mana yang lebih spesifik ingin saya fokuskan?
masih ada kaitannya dengan apa yang saya tuliskan dalam tugas sebelumnya dimana kita diminta untuk menentukan jurusan Ilmu yang ingin ditekuni,bidang dan peran apa yang Ingin kita ambil untuk menjalani misi spesifik hidup dan membuat kurikulum pencapaiannya (milestone)

Jurusan yang Ingin ditekuni:
Ilmu ibu profesional
Misi spesifik: menjadi orang yang bermanfaat bagi , khususnya orang sekitar
Bidang: Parenting Islami

3. Why
(?) Mengapa harus mempelajari ilmu tersebut?
Tujuan saya belajar adalah membaca kehendak Allah menjalankan misi spesifik hidup sebagai individu,istri,ibu dan  menjadi sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat, khususnya bagi orang sekitar.
Untuk menjadi seorang  ibu profesional tahapannya ada 4,yaitu:
1. Bunda Sayang
Tujuan: Mengetahui Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan
Tujuan: Mengetahui Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif
Tujuan: Mengetahui
lmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha
Tujuan: Mengetahui Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

4. When:
(?) Kapan waktunya?
Saya telah membuat checklist dan jadwal untuk mempelajari Ilmu-ilmu yang saya butuhkan,namun untuk lebih rincinya saya akan membagi waktu belajar untuk tiap-tiap Ilmu. 
Sedangkan untuk belajar berupa praktek,waktunya akan lebih fleksibel,learning by doing. Kemudian untuk evaluasi, akan dilakukan setiap bulan. Kriteria pencapaiannya adalah adanya perubahan baik bagi diri sendiri,dan keluarga,serta bermanfaat bagi orang sekitar

5. Where
(?) Dimana/darimana belajar?
informasi untuk belajar bisa saya dapatkan melalui:
* Literatur (Alquran,Hadist,Buku,artikel,jurnal)
* Media tv/online (TV kajian,YouTube,media sosial)
* Praktek dengan mengamalkan ilmu tersebut,  dan menuliskan dan membagi/mengajarkan

6. Who
(?)Siapa objeknya?
praktek belajar saya adalah diri sendiri dan keluarga. 
(?)Siapa sumbernya? 
Belajar dari siapapun, dari orang terdekat, dari pengalaman orang lain,dari komunitas,beeguru pada ahli 

7. How?
(?) Bagaimana cara saya belajar?
Saya merasa memiliki gaya belajar kombinasi. Saya biasanya menggunakan imajinasi sebagai sumber informasi,menyukai warna-warna pada buku, dan bisa mengikuti ceramah/petunjuk dengan baik, belajar dengan meniru tindakan orang lain.
Ketika berusaha menghafalkan sesuatu saya melakukan dengan berbicara pada diri sendiri dan mengulang-ulang kata. Saya suka menuliskan kembali pelajaran tersebut agar lebih mudah mencernanya.
Untuk belajar saya membutuhkan waktu yang tenang untuk memikirkan materinya,saya akan mudah terganggu dengan suara,suka merenungkan hal-hal yang sudah saya ketahui dan belum saya ketahui.

(?) Bagaimana metode dan strategi pembelajarannya?
Kita dan anak-anak perlu belajar tiga hal :

1⃣Belajar hal berbeda
Belajar yang bisa menguatkan iman. Saya perlu mempelajari lebih banyak tentang islam,sebagai agama yang saya yakini, Al-Quran dan Hadist sebagai petunjuk.
Belajar menumbuhkan karakter yang baik dan belajar sesuai passion. Saya bisa memulai dengan belajar dari Sirah Nabawiyah dan sahabat,belajar adab,belajar akhlak,komunikasi, Parenting,kerumahtanggaan

2⃣ Cara belajar yang berbeda
Tidak hanya terampil menjawab, tapi terampil juga dalam bertanya
Tidak hanya mendengar dengan pasif, tetapi juga harus bisa aktif mencari
Tidak menelan informasi bulat-bulat,tapi berpikir secara skeptis

3⃣Semangat Belajar yang berbeda
Memperbaiki niat belajar dan membulatkan tekad untuk meraih Ilmu-ilmu
*_Menuntut Ilmu bukan hanya saat sekolah, tetapi dapat dilakukan sepanjang hayat kita_*
Metode yang saya gunakan untuk menambah jam terbang yaitu:
  1. membaca  buku-buku,jurnal,artikel yang berkaitan dengan ilmu yang ingin saya pelajari.M
  2. Mendengarkanaudio,murrotal untuk memperbaiki bacaan Alquran,ataupun audio pembelajaran lainnyaM
  3. Menonton bisa dari tv (kajian),YouTubee
  4. Pengamatan langsung, belajar langsung​ dari orang lain
  5. Diskusi online di media sosial,WhatsApp, atau diskusi langsung dengan suami,atau orang, komunitas
  6. Praktek dalam keseharian, mengamalkan ilmu
  7. Menuliskan dan berbagi untuk mengikat ilmu


Untuk strategi pembelajaran saya mengadopsi strategi  Ibu Septi Peni yaitu:
• Strategi belajar nya adalah dengan menggunakan
*_Strategi Meninggikan Gunung bukan meratakan lembah_*
Maksudnya adalah dengan menggali kesukaan, hobby, passion, kelebihan, dan kecintaan atau minat.

Saya akan mencari topik-topik yang berhubungan dengan apa yang saya pelajari dan menggali ilmunya. Fokus pada kelebihan dan kekuatan diri saya,apa yang saya senangi dan bisa,apa yang senangi tapi belum bisa tanpa membandingkan diri sendiri dengan orang lain tetapi bisa menjadikannya sebagai inspirasi.

Semua orang unik,dengan kelebihan dan kekurangan sendiri dan membawa fitrah masing-masing sehingga saya harus yakin dengan diri sendiri. Dengan begitu belajar akan menjadi menyenangkan dan lebih bernilai.
*_Good is not enough anymore we have to be different_*
Baik saja itu tidak cukup,tetapi kita juga harus punya nilai lebih (yang membedakan kita dengan orang lain).
Setelah merumuskan pertanyaan-pertanyaan 6W1H, desain pembelajaran yang saya buat seperti ini,lebih ringkas dan mencakup poin-poin yang ingin saya pelajari

My learning Design

Share:
Continue Reading →

Rabu, 07 Juni 2017

Nhw 4 MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH

Bismiahirrahmanirrahim

Nice Homework 4
Mendidik dengan Kekuatan Fitrah
Oleh:  Muftiraeni A.

Setelah mengikuti materi 1 sampai 4 dan mengerjakan nhw ,mulai mengerti tiap materinya berkesinambungan menggiring kita belajar menjadi ibu profesional ini dengan memulai proses mengenal diri sendiri.

Di materi pertama, kita diajak untuk memperbaiki sikap sebagaimana mestinya adab menuntut ilmu. Materi kedua belajar membuat checklist harian indikator keprofesional diri. Materi ketiga merupakan  proses membaca kehendak Allah,maksud penciptaan kita, bahwa semua menginginkan 'keberadaan' kita dan tidak ada yang diciptakan sia-sia , kita diajak untuk menyelami misi spesifik,  serta bagaimana peran kita untuk membangun peradaban mulai dari rumah

Taraaa...

NICE HOME WORK #4
MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 
Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Untuk pertanyaan ini sebenarnya  sudah pernah saya pikirkan dan saya menuliskannya di Nhw 2.

Di Nhw1, saya menuliskan ingin fokus menekuni ilmu "sabar". Saya mendapat kesimpulan bahwa sebenarnya kenapa ingin belajar bersabar, juga dalam rangka menjalankan peran saya saat ini sebagai istri dan ibu.

"Saya ingin fokus menjalankan peran saya sebagai istri dan ibu profesional yang bahagia dan percaya diri." 
Singkatnya, saya ingin memilih jurusan ibu profesional untuk saya kuasai tahap demi tahapnya

b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Saya belum membuat checklist sebagaimana rencana awal untuk membuatnya dalam format besar dan ditempel di dinding.

Saya berusaha sebaik mungkin menjalankan apa yang telah saya buat dalam checklist tersebut, meski belum semuanya berjalan. Terutama mengajarkan toilet training untuk Bilal disaat saya sedang memulai lagi proses menyapih.

Rasanya perlu membuat jadwal keseharian yang sesuai dan menetapkan waktunya berapa lama agar lebih teratur.

Semoga apa yang saya tulis bisa saya jalankan dengan Istiqomah,
belajar melatih diri dengan keras,memanaskan diri setiap saat meski semangat naik turun. Bismillah..

c.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Melalui Nhw 3 saya mencoba membaca kehendak Allah menghadirkan suami yang juga punya keinginan kuat untuk sama-sama belajar,saling mengingatkan dalam hal kebaikan, bersama-sama mengatasi kesulitan.

Kami bercita-cita untuk membangun keluarga sakinah mawaddah warrahmah dan melahirkan keturunan yang bisa menjadi perisai islam.

Saat ini saya punya keinginan untuk lebih banyak belajar agama dan memperbaiki diri. Ditempatkan hidup di lingkungan yang tidak semuanya muslim,saya harus menjadi. agen muslim yang baik, dalam bertutur maupun perbuatan.

Saya yakin dengan dipertemukan  komunitas ibu pembelajar seperti IIP ini, Allah menghendaki kebaikan untukku.
Membuka wawasan,mata dan hati agar saya lebih baik lagi dalam banyak hal, belajar menjadi sholihah lagi, sehingga bisa profesional menjalankan peranku di muka bumi.

Pernah saya menuliskan (ketika masih hamil Bilal) 50 daftar cita-citaku,  isinya lebih banyak tentang membersamai suami dan anakku,mencapai kesuksesan bersama dunia akhirat. Kemudian tentang keinginan berbagi dengan sesama. Saya juga sangat ingin mencetak generasi yang cinta ilmu melalui membaca.  Cita-cita kami di rumah ingin memiliki perpustakaan mini yang punya beragam pilihan bacaan yang baik.

Bisa disimpulkan,misiku adalah ingin sebaik-baiknya menjadi manusia yang bermanfaat. bagi siapapun, terutama suami, anak, keluarga, teman, tetangga, orang sekitar
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. 

Diantara teman-teman seangkatanku waktu kuliah, saya termasuk yang menikah dan memiliki anak duluan.
Teman-temanku kini alhamdulillah banyak yang menyusul, sudah menempuh hidup baru juga baik sebagai istri atau sekaligus ibu.

Karena saya dianggap 'senior',tidak jarang yang curhat atau meminta advice. Dan saya dari dulu memang senang sharing meski sekedar curhat,apalagi jika bisa berbagi ilmu.

Maka dari itu saya merumuskan, misi dan peranku yaitu:
Misi Hidup : menjadi manusia yang bermanfaat, khususnya bagi orang sekitar
Bidang : parenting Islami
Peran : advisor/inspirator

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Untuk bisa menjadi ahli di bidang parenting Islami tersebut tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :

1. Ilmu agama Islam: Meliputi seluruh aspek keislaman,terutama untuk parenting adalah Adab, Ibadah, Akidah
2. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Saya menetapkan KM 0 pada usia 26tahun Ini.Terinspirasi oleh yang ibu Septi lakukan,mulai saat ini berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang  di bidang parenting islami agar lebih fokus memantaskan diri menjalankan misi hidup.
Saya akan mendedikasikan 4-6 jam waktu untuk mencari ilmu, mempraktikkan dalam keseharian, menuliskannya agar melekat kuat.  4-6 jam ini yang saya maksudkan tidak harus diam duduk membaca, tapi akan lebih banyak mempraktikkan dalam keseharian. Insya Allah dalam jangka waktu kurang lebih 5 tahun,
jika saya bersungguh-sungguh akan terlihat hasilnya.

KM 0 - tak terbatas : Mempelajari ilmu agama islam
KM 0 - KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Belum, saya belum memasukkan ilmu-ilmu sedetail itu. Oleh karena itu, saya membuat jadwal keseharian untuk melengkapi checklist yang telah saya buat sebelumnya.  Jadwal ini saya bikin dalam format besar, dan dipasang di
dinding sehingga mudah dievaluasi.



lakukan lakukan lakukan
Bismillah,semoga Allah melancarkan niat baik dan urusan kami
Share:
Continue Reading →

Jumat, 02 Juni 2017

Nhw 3 Membangun Peradaban dari rumah

NICE HOMEWORK #3
MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH 

Bunda, setelah kita belajar tentang "Membangun Peradaban dari Dalam Rumah" maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.

Pra Nikah

a. Bagi anda yang sedang memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh yang baik, tulislah suara hati anda dengan tema “UNTUKMU, CALON IMAMKU”
b. Lihatlah diri anda, tuliskan kekuatan potensi yang ada pada diri anda.
c. Lihatlah orang tua dan keluarga anda. Silakan belajar membaca kehendakNya, mengapa anda dilahirkan di tengah-tengah keluarga anda saat ini dengan bekal/senjata potensi diri anda. Misi rahasia hidup apa yang DIA titipkan ke diri kita. Tulis apa yang anda rasakan selama ini.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? Adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa  anda dihadirkan di lingkungan ini?

‍‍‍Nikah

Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda. Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan ditengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? Adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

‍‍Orangtua Tunggal (Single Parent)

Bagi anda yang saat ini sedang mendidik anak-anak anda sendirian tanpa kehadiran pasangan hidup kita.
a. Buatlah “Tanda Penghormatan", dengan satu dua kalimat tentang sisi baik “ayah dari anak-anak kita” sehingga dia layak dipilih Allah menjadi ayah bagi anak kita, meskipun saat ini kita tidak lagi bersamanya.
b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan  potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. Kemudian tengok kembali anak anda, silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan dengan tantangan keluarga yang luar biasa seperti ini. Apa misi hidup rahasiaNya sehingga kita diberi ujian tetapi diberikan bekal kekuatan potensi yang kita miliki.
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? Adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?


Setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya "peran spesifik keluarga" anda di muka bumi ini.
Selamat membaca hati dan menuliskannya dengan nurani. Sehingga kata demi kata di nice homework #3 kali ini akan punya ruh, dan menggerakkan hati yang membacanya.

Salam Ibu Profesional
/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

Nice home work 3
Membangun Peradaban dari dalam Rumah
Oleh:  Muftiraeni A.


Membaca judul materi 3 seperti melihat mimpi besar dengan pondasi yang harus kuat. 
Peradaban dalam KBBI berarti kemajuan (kecerdasan, kebudayaan) lahir batin. Ada hal besar yang diamanahkan oleh Allah ketika kita membangun sebuah keluarga, membentuk peradaban/kemajuan.

Allah telah memilih kita, untuk menjalankan peran sebagai orang tua yang mendidik anak-anak,membersamai mereka menuju  peradabannya.

Ketika bertemu pasangan dan berkomitmen untuk membangun keluarga, sering kali bertanya-tanya. mengapa suami lah yang menjadi joduhku. Orang yang kukenal belum lama, namun bisa klop dalam banyak hal. Saling melengkapi kekurangan masing-masing.

Bingung jika ditanya apa alasan memilih suami waktu itu. Karena dengan mudahnya saya menerima tawarannya untuk menjadi suami, padahal baru kenal 3 bulan. Tapi saya percaya tidak ada hal yang kebetulan. 
Semua telah ditakdirkan, ada alasan Allah menghadirkan saya dan orang-orang yang menemani perjalananku sampai sekarang.

Saya ke Pare karena suatu kebutuhan, fresh graduated merasa perlu meng-upgrade kemampuan berbahasa Inggris untuk memasuki dunia kerja, ditambah alasan lain yang penting. Sama sekali waktu itu belum ada niat untuk segera menikah.

Saya juga memang senang pergi menjauh, bertemu orang-orang baru untuk melupakan dan belajar mengambil hikmah atas hal lalu yang kurasa tidak mengenakkan dan berpotensi memperburuk pikiran dan pribadiku. Di waktu yang singkat itu pula saya bertemu orang-orang yang kurang lebih punya alasan yang sama. Ya, kata orang Pare itu tempat yang ajaib. 
Orang kesana dengan 2 alasan: "mencari masalah" atau "lari dari masalah" hehehe..

Perkenalan dengan suami hanya sebatas guru dan murid, tidak melalui proses pacaran. 
Ketika menerima tawaran dia untuk menjadi istrinya, jelas bukan fisik pun materi yang membuatku mengiyakan. Ada tanggungjawab dan keseriusan yang dia tunjukkan sewaktu menyatakan maksudnya. 
Tanpa basa-basi, tanpa berharap lebih jika memang saya menolak. Begitu ringan, tanpa paksaan,namun keinginannya jelas. Pun karena saya merindukan sosok ayah yang humoris dan dekat dengan anak, sepertinya itu salah satu hal yang menambah keyakinanku bahwa dia, suamiku sekarang, memang pantas menemaniku mendidik anak.

“ So,i love you because the entire universe conspired to help me find you"Aku mencintai kamu karena seluruh alam semesta mendorongku untuk  membuatku datang dekat padamu”
-  Paulo Coelho,  The Alchemist

Allah mendatangkan jodoh, mempertemukan dengan orang-orang yang menemani hari kita saat ini tentu dengan maksud tertentu. 
Semakin hari, semakin banyak hal yang kita lewatkan bersama, semakin mengerti akan hadirnya pasangan hidup, bahwa suamiku memang dipilihkan untuk bersama saling melengkapi, menjalankan misi spesifik hidup bersamaku, membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.

a .Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda. Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.

Ketika kuberikan surat cinta yang menggambarkan perasaanku, respon suami awalnya senyum-senyum, lalu ndusel manja, di akhir lalu meneteskan air mata haru dan berterimakasih juga.

Suamiku ini memang ekspresif, dan jujur dengan perasaannya. Berbeda dengan saya  yang pemalu dan gengsian. 
Rasanya akan baik jika  lebih sering kuucapkan terimakasih melalui surat cinta seperti ini. Lebih mudah bagiku daripada diungkapkan langsung.

Melihat binar mata haru panda, saya merasakan sayang yang kuat darinya untukku dan Bilal, semakin semangat memperbaiki diri bersama, menguatkan pondasi, membangun peradaban dari dalam rumah.

b. Lihatlah anak-anak anda, tuliskan  potensi kekuatan diri mereka masing-masing.

Alhamdulillah kami saat ini dikaruniai seorang putra. Namanya. Bijak Laksana Muhammad. Kami memanggil dengan nama kecil Bilal.

Saat ini Bilal berumur 25 bulan. Sepanjang yang saya lihat kecenderungannya termasuk tipe auditory- kinestetic. Dia sangat suka bergerak, bukan hanya kaki, badan dan tangannya, tapi juga mulutnya yang selalu mengoceh atau bernyanyi.

Bilal suka dengan musik dan bernyanyi. Dia akan bergerak mengikuti musik yang didengarnya, baik cuma kepala yang mengangguk-angguk atau badan yang ikut irama. Pula sudah bisa menghafal surah alfatihah, an-naas dan kalimat toyibah yang sering kami bacakan.

Bilal termasuk anak yang mudah bergaul tapi sensitif perasaannya. Dia gampang berteman dengan orang yang kelihatan senang dengannya, tapi gmpang sedih jika teman yang baru ditemuinya itu harus pulang/pergi. 
Bilal bisa tahu dan akan menjauhi orang yang kelihatan tidak senang dengannya. Dia juga tahu ketika berbuat salah, ekspresinya akan menggambar rasa bersalah itu. Mungkin ini termasuk kecerdasan Interpersonal dan intrapersonal (?)

Saat ini Bilal sedang suka menunjukkan bahwa dia pribadi yang merdeka. menunjukkan dengan jelas apa yang dia mau, tidak mau, sukai dan tidak sukai. Saya masih harus memperbaiki cara komunikasi agar ketika dia menunjukkan keinginannya, tidak harus ribut dulu.

Bilal menyukai permainan pura-pura/pretend play.  Anaknya ekspresif dengan daya khayal yang bikin kita gemas dengan tingkahnya. 
Kemampuan linguistiknya juga baik. sehingga ketika bermain dia bisa menjelaskan apa yang sedang dia lakukan.

Mainan kesukaannya berupa macam-macam kendaraan dan buku-buku. Bilal senang menjejerkan, mengurutkan, dan membuat bentuk kendaraan.

Mobil pemadam kebakaran, tangganya dari sisir lipat
        Bentuk pesawat dari crayon 

Sampai saat ini, Bilal masih jijik dengan tekstur lembek, baik itu makanan ataupun benda lainnya, seperti lumpur.  Menjadi PR bagiku untuk mengenalkannya lagi dengan mainan sensory semacam itu.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak anda. Silakan baca kehendak Allah, mengapa anda dihadirkan dengan tantangan keluarga yang luar biasa seperti ini. Apa misi hidup rahasiaNya  sehingga kita diberi ujian tetapi diberikan bekal kekuatan potensi yang kita miliki.

Membaca kehendak Allah, saya merasa diamanahkan menjadi seorang istri sekaligus ibu agar diriku yang selama ini kekanak-kanakan bisa lebih dewasa lagi dalam berpikir dan bertindak. lebih berusaha sabar. dan banyak bersyukur, menurunkan ego karena sekarang saya hidup bersama orang lain yang menjadi suamiku, yang pendapatnya juga harus saya dengar. Saling memahami, menghormati beliau, suamiku, sebagai kepala keluarga, mengenyampingkan keinginan pribadi demi anak, membagi waktu dengan Bijak agar kebutuhan tiap anggota keluarga bisa terpenuhi dengan baik.

Dalam hal potensi, sebenarnya saya tidak merasa kreatif, hanya saja ketika terlintas ide, saya cepat dalam eksekusi. Berbeda dengan suami yang lebih kuat dalam perencanaan,ide, analisis tapi lemah di eksekusi. Sehingga, rasanya kami memang cocok sebagai pasangan yang saling melengkapi.

Meski tidak begitu ekspert dalam suatu bidang,  saya orangnya telaten, kuat keinginan dan selalu mau bersunggung-sungguh melakukan sesuatu. Meskipun pernah salah jurusan waktu sekolah, saya tetap bisa menyelesaikan  dengan baik dan tidak setengah-setengah.
Hal itu juga saya terapkan ketika memiliki anak. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak. Alhamdulillah saya berhasil memberi ASIX dilanjutkan hingga 2 tahun, tetap memberi makanan pendamping buatan rumah meski bisa dibilang kami sangat sering bepergian. Dan insya allah dengan potensi tersebut saya bisa menjadi ibu profesional dengan belajar bersama teman-teman di MIIP ini.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? Adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

Saat ini, belum setahun, kami tinggal di komplek yang juga banyak dihuni oleh keluarga baru seperti kami. Alhamdulillah lingkungannya baik, tidak jauh dari taman kota, berada di depan sawah. 
Di pagi hari, sangat sejuk untuk jalan kaki. Bilal senang melihat domba, burung, bebek dan ayam ketika jalan-jalan bersama. Di sore hari banyak anak-anak sekitar komplek yang bermain layangan atau bersepeda.

Saya memang dari dulu berharap agar tinggal di perumahan yang asri, tidak di kota besar, sehingga apa yang saya rasakan waktu kecil bagaimana indahnya hidup bertetangga yang akrab dan saling tolong -menolong bisa juga keluargaku rasakan.

Alhamdulillah, 2 tahun hidup di kost-an, sering merasa sendiri tanpa ada teman ngobrol ketika suami bekerja. 
Kost-an yang kami tempati dulu memang adalah kost-an laki-laki di sekitar kampung inggris yang kebetulan menyediakan kamar yang agak besar dan boleh kami tempati. Karena berada di konst-an cowok, saya lebih sering hanya di dalam kamar, keluar hanya jika menjemur dan mengambil pakaian. Bilal kecil pun hanya mengeksplorasi sekitar kamar saja 😊.

Merupakan suatu rejeki, orang tua kami menghadiahkan rumah. Meski tidak kami beli dengan uang sendiri, tapi itu pun merupakan rejeki yang sangat kami syukuri. Menghindari segala bentuk riba memang salah satu prinsip kami. Alhamdulillah orang tua memudahkan kami memiliki rumah sendiri tanpa jalan riba.

Di komplek ini, saya bisa memiliki teman sesama ibu-ibu muda yang bisa saling share. Tetangga-tetanggaku sangat baik dengan jiwa sosialis yang tinggi. Kami juga tergabung dalam grup WhatsApp sehingga bisa tetap berhubungan meski sedang jauh.

Ditempatkan di lingkungan yang baik, dengan keluarga yang umurnya tidak jauh beda, saya ingin sekali mensosialisikan asi dan mpasi rumahan sebagai pilihan terbaik untuk buah hati, mengajak anak-anak bermain tanpa melulu TV  dan gadget.
Tantangannya, jika sedang membahas sesuatu, saya harus bisa sharing manfaat tanpa terkesan menggurui. Karena budaya dan bahasa saya berbeda (saya suku Bugis-Makassar), sering saya ragu menyampaikan sesuatu hanya karena takut tidak sopan dalam penyampaiannya. Rasanya saya harus banyak belajar Bahasa Jawa dan bagaimana orang Jawa bersikap.

Di komplek kami, banyak anak usia dini yang umurnya tidak jauh beda dengan Bilal. 
Tiap anak tentu membawa karakter sesuai didikan dalam keluarganya. Terkadang ada yang tidak cocok dengan apa yang kami tanamkan selama ini ke Bilal, seperti mendengar perkataan kasar, memukul anak di depan orang, melabeli anak dengan label negatif (nakal, bodoh, tidak mau diatur), sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi kami agar Bilal bisa bersosialisasi dan mengajarkan hubungan bertetangga yang baik, saling menghormati tanpa harus melawan prinsip mendidik anak di keluarga kami.
Alhamdulillah jika ada contoh baik yang bisa kami tularkan ke keluarga lain.

Anak-anak senang bermain di rumah kami. Meskipun minimalis, rumah kami memang cukup lapang untuk bermain karena minim perabot.
Sering mereka bermain bersama-sama, namun sering pula bertengkar sehingga saya harus selalu mendampingi dan siap memisahkan ketika mulai ribut.

Di rumah juga tersedia lumayan banyak buku anak-anak. Itu juga yang menjadikan anak-anak senang berkumpul disini. 
Alhamdulillah, senang sekali jika melalui rumah kami, minat baca anak-anak bisa lebih tinggi. Salah satu mimpiku dan suami memang ingin memiliki perpustakaan mini di rumah. Insya allah.. sedikit demi sedikit kami lengkapi.


.




Alhamdulillah.. Dapat badge cantik

Share:
Continue Reading →

Rabu, 24 Mei 2017

NHW 2 "Menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga"

NICE HOME WORK #2

Bunda, setelah memahami tahap awal menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga. Pekan ini kita akan belajar membuat:
✅“CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN”✅
a. Sebagai individu,
b. Sebagai istri,
c. Sebagai ibu.
Buatlah indikator yang kita sendiri bisa menjalankannya. Buat anda yang sudah berkeluarga, tanyakan kepada suami, indikator istri semacam apa sebenarnya yang bisa membuat dirinya bahagia, tanyakan kepada anak-anak, indikator ibu semacam apa sebenarnya yang bisa membuat mereka bahagia. Jadikanlah jawaban-jawaban mereka sebagai referensi pembuatan checklist kita.
Buat anda yang masih sendiri, maka buatlah indikator diri dan pakailah permainan “andaikata aku menjadi istri” apa yang harus aku lakukan, “andaikata kelak aku menjadi ibu”, apa yang harus aku lakukan.
Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri.
Kunci dari membuat Indikator kita singkat menjadi SMART, yaitu:
– SPECIFIK (unik/detil)
– MEASURABLE (terukur. Contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)
– REALISTIC (berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)
– TIMEBOND (berikan batas waktu)

******
Bismillahirrahmanirrahim

Nice Homework Materi#2 Matrikulasi Institut Ibu Profesional
"Menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga​"

Oleh: Muftiraeni A.

Setelah mengumpulkan NWH 1, saya kembali mengulang-ulang membaca review NHW dari Tim MIIP, seksama mengikuti diskusi dan merenungkan apa yang saya tulis di NHW 1.

Di NHW 1, saya menuliskan ingin fokus menekuni ilmu "sabar". Hanya saja, setelah saya pikir kembali, ilmu tersebut masih terlalu luas. Seperti berbagai alasan yang saya kemukakan di tugas tersebut. Saya mendapat kesimpulan bahwa sebenarnya kenapa ingin belajar bersabar, juga dalam rangka menjalankan peran saya saat ini sebagai istri dan ibu.

Saya ingin fokus menjalankan peran saya sebagai istri dan ibu profesional yang bahagia dan percaya diri.  Alasan yang juga mengantarkan saya mendaftar jadi peserta MIIP ini. Saya pun senang membicarakan dan mencari ilmu sehubungan dengan itu.

Membaca materi kedua menambah keyakinan saya untuk lebih serius mematangkan diri menjadi seorang ibu profesional. Seorang ibu profesional yang indikator keberhasilannya yaitu menjadi kebanggaan keluarga. Bukan kebanggaan berupa pujian, tapi lebih kepada perasaan mereka yang bahagia memiliki isteri dan ibu sepertiku.

Tahapan yang harus saya lalui masih panjang. Saya harus menjadi bunda SAYANG dahulu yang sayang dan mengetahui apa yang paling keluarga butuhkan, lalu bunda CEKATAN yang bisa me-manage keluarga dengan baik, bunda PRODUKTIF yang mandiri finansial tanpa harus meninggalkan keluarga, untuk kemudian menjadi bunda SHALEHA yang keberadaannya bermanfaat bagi banyak orang.

Di tugas kedua, kami diminta untuk membuat indikator yang menurutku masih berhubungan dengan ilmu yang ingin saya fokuskan. Indikator ini saya harap bisa membuat  perubahan dalam diri menuju ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini lebih banyak mengarah ke pilar bunda SAYANG dan CEKATAN. Mengutip isi materi kedua ini "Karena suami dan anak lah yang paling berhak pertama kali mendapatkan ibu dan istri yang terbaik di mata mereka".

Untuk membuat indikator ke-profesional-an perempuan sebagai individu, tentunya yang pertama harus saya lakukan adalah tazkiyatunnafs, membersihkan diri dari hal negatif agar lebih mudah menerima ilmu untuk menjemput kebaikan.  Setelah itu bermuhasabah diri. Lebih banyak terpikirkan peran sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala. Apa yang harus benar-benar saya tinggalkan? Apa yang sudah baik namun perlu istiqomah? Begitu banyak yang masih kurang dalam diri ini terutama dalam ibadah 😢

Indikator sebagai istri saya dapatkan dengan menggali apa yang diinginkan oleh suami melalui pertanyaan-pertanyaan.  Ternyata gambaran istri ideal bagi panda itu sederhana saja.
Menurut panda, "ibu profesional  adalah seorang ibu yg dalam menjalankan kesehariannya itu senang, karena seorang yang profesional itu mencintai apa yg dikerjakannya"

Suamiku ini memang selalu lebih memperhatikan diriku. Panda mau saya senang mengerjakan pekerjaan rumah, sehingga selalu memastikan saya makan dengan baik. Karena terlambat makan juga bisa mengubah mood ternyata,hehe....

Ketika saya tanyakan istri seperti apa yang bisa membuatnya bahagia, panda menjawab dengan permintaan sederhana, yg membuatku diam dan perlahan meneteskan air mata. "panda mau bunda selalu tersenyum, tidak banyak mengeluh, panda suka manja-manjanya bunda"

Sungguh, saat ini pun saya bahagia, hidup didampingi suami yang sabarnya Masya Allah.. dan selalu jadi pendengar yang baik. Hanya saja, saya malu, panda sampai mengartikan "curhat"ku sebagai ekspresi ketidak-bahagiaan. Karena mungkin itu yang terlihat, berarti penyampaiannya yang harus saya ubah, tidak dengan mengeluh.

Setelah mengalirkan rasa dengan diskusi bersama pasangan, saya sudah mendapatkan gambaran indikator keprofesionalan perempuan sebagai istri sesuai  yang suami inginkan.

Selanjutnya, ke-profesional-an perempuan sebagai ibu.
Bilal belum terlalu mengerti jika ditanya soal itu, hehe... jadi saya mengidentifikasi dengan melihat, merasakan apa yang saat ini paling Bilal butuhkan, dan Bilal senang jika saya penuhi.

Alhamdulillah, Bilal (25mo) anak yang aktif, dia sangat senang bermain role play. Bilal sangat bersemangat bermain, mengajak saya ikut dalam permainannya, dan berkali-kali mengulangi hal yang sama. Itu sangat menguras energi, karena harus belari, melompat, menyeru, dan sebagainya. Terkadang, saya cuek, ikut bermain tapi fokus bukan disitu, tapi ke hp, atau ikut bermain tapi tidak ekspresif karena bosan mengulang permainan yang sama 😌
Sehingga, yang masih perlu saya tingkatkan kualitasnya adalah memberikan prioritas waktu untuk anak. Saya harus full  konsentrasi, full mendidik, dan full memberikan hati.

"Karena faktor utamanya adalah tidak ada yang berhasil dengan setengah-setengah"  - Ibu Septi Peni Wulandani

Setelah mendapatkan referensi, saatnya pembuatan checklist indikator keprofesionalan perempuan. Berikut saya buat dalam bentuk tabel sesuai dengan kunci SMART (SPECIFIK, MEASURABLE, ACHIEVABLE,REALISTIC, TIMEBOND).







Rencananya, saya akan memulai tanggal 1 Juni 2017. Evaluasinya tiap minggu, berupa wawancara lagi dengan pasangan, apakah ada perubahan yang membuat suami semakin bahagia, dan juga melihat efek dari perubahan tersebut untuk anak. Seperti yang bunda Yani Retno ungkapkan dalam diskusi kemarin bahwa mendidik yang terbaik tentu dari keteladanan orangtuanya. Khususnya, saya sebagai ibu yang paling sering membersamai anak.

Saya ingat salah satu  alasan suami memilihku sebagai pendamping, sebab panda melihat keinginan yang sama dari kami untuk "tumbuh" bersama, berproses untuk terus memperbaiki diri.

Insya Allah, besok kami sekeluarga akan melakukan ibadah umroh. Syukur sekali rasanya bisa mengikuti perkuliahan MIIP,  disaat saya ingin sekali berubah tapi bingung harus mulai dari mana. Indikator yang saya buat ini akan menjadi acuan, yang akan saya doakan secara khusus Insya Allah ketika tiba di tanah suci. Semoga, dengan istiqomah, akan benar-benar bisa membuat perubahan yang lebih baik dalam  keluarga kami. Aamiin..


*Bisa saja dalam perjalanannya akan ada perubahan terhadap indikator yang saya buat tersebut. Mungkin ada penambahan jika merasa masih kurang atau ketika membaca NHW teman-teman kemudian saya mendapat inspirasi, hehe... atau bisa saja dikurangi, agar lebih achievable sambil pelan-pelan belajar.  Karena amalan yang paling Allah cintai adalah yang dilakukan secara rutin meski sedikit.

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” 
(HR. Muslim no. 783, Kitab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya)



    http://rumahinspirasi.com checklist indikator perkembangan anak 1-2 tahun,sumber:konsep pengembangan paud non formal, pusat kurikulum diknas, 2007.
    Materi 2 Matrikulasi Institut Ibu Profesional "Menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga"
 Review Nice Homework 1 Matrikulasi Institut Ibu Profesional


Share:
Continue Reading →